Kamis, 06 Desember 2012

Konfrensi BlankOn #4: "Revolusi Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia"


Setelah sukses mengadakan Konfrensi BlankOn (juga dikenal sebagai Blankonf) ke #1 di Bogor, ke #2 di Surabaya, dan ke #3 di Semarang. Kini, acara ini diadakan lagi untuk yang ke #4 di Bogor lagi (loh kok muter lagi?), tepatnya di Cimahmpar Integrated Conservation Office (CICO) di daerah Cimahpar, Kotamadya Bogor. Tempatnya lumayan rindang dan alami, karena memang merupakan kawasan konservasi buatan.

Acara ini dilaksanakan selama 3 hari 2 malam, mulai tanggal 30 November 2012 hingga 2 Desember 2012. Pada hari pertama merupakan acara registrasi peserta dan pembicara beserta penempatan akomodasi penginapan di dormitory yang sudah disediakan. Dormitory-nya benar-benar bernuansa alam, tidak ada pendingin ruangan tapi memang sejuk (modal kipas angin doang sih). Oh iya, disini tempat makan maupun penginapan antara pembicara, pengembang maupun peserta tidak dibedakan, jadi antara tiga pihak ini suasananya benar-benar akrab banget deh.

Hari kedua, acara utama dimulai dengan sambutan dari sang ketua panitia, Pak Utian Ayuba. Kata Pak Utian, "Yang merasa pakai Windows 8, dipersilahkan meninggalkan acara karena kita disini menggunakan BlankOn 8". Yowes, saya langsung aja keluar. Tapi cuman buat ngambil kopi doang, terus balik lagi :D

Pak MDAMT memberikan wejangan tentang Manokwari
Kemudian presentasi pertama dilakukan oleh Pak MDAMT, untuk mengenalkan tentang destop Manokwari. Destop yang memang dibuat secara mandiri dan unik khas sistem operasi BlankOn. Manokwari sampai-sampai menarik perhatian para pengguna Linux dari mancanegara. Kenapa? Karena dengan tren destop yang boros penggunaan memori utama saat ini, destop Manokwari muncul dengan tetap mempertahankan penggunaan pustaka GTK+ namun dengan konsumsi memori yang sangat ringan dengan memanfaatkan sistem rendering berbasis HTML5 Webkit.

Mari bermusik dengan BlankOn oleh Kukuh Syafaat, Gitaris Marsmellow
Kemudian dilanjutkan dengan lokakarya kilat paralel. Ada 4 lokakarya yang ada di setiap sesi lokakarya ini (Hari pertama ada 3 sesi). Ada sesi uji penetrasi dengan BlankOn seperti layaknya distro Backtrack (yang secara tidak sengaja dan tidak diharapkan diisi oleh saya), kemudian sesi pengamanan jaringan, menggambar dengan Inkscape, bermusik, VPN, kustomisasi Manokwari dan banyak sesi lainnya yang disediakan. Para peserta nampak antusias mengikuti paparan yang diberikan.


Pak Dokter Dicky memberikan presentasi bagaimana melakukan pendidikan penggunaan BlankOn
Kemudian hari ketiga merupakan hari terakhir, diisi dengan presentasi utama dari Pak Dicky Bagus tentang bagaimana mengajarkan BlankOn di dalam dunia pendidikan, dilanjutkan dengan presentasi pemanfaatan BlankOn dalam dunia bisnis oleh Pak Ainul Hakim, dan diakhiri dengan sebuah sesi lokakarya paralel terdiri dari sesi OpenBTS, Layanan Web Bisnis, HTML5, dan Peladen SMS. Akhirnya acara Konfrensi BlankOn resmi ditutup oleh Bapak Rusmanto Maryanto sebagai ketua Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) sebagai yayasan yang mewadahi pengembangan BlankOn Linux di Indonesia.


Foto bersama semuanyaa~
BlankOn Linux merupakan sistem operasi dan distribusi Linux khas Indonesia yang sangat menekankan pentingnya kemandirian bangsa dalam mengembangkan ide dan produknya untuk memenuhi segala kebutuhan bangsa ini. BlankOn bukanlah distro remaster-an seperti yang banyak orang anggap, karena disini segala sistem pemaketan, infrastruktur, dan riset dilakukan dengan terstruktur layaknya standar pengembangan distribusi Linux terkenal seperti Ubuntu Linux. Melalui BlankOn Linux, orang Indonesia diajak untuk cinta dan mau memanfaatkan produk dalam negeri serta menggunakan antarmuka berbahasa Indonesia (+ Banyumasan :D) di dalam kehidupan berkomputer sehari-hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar