Kamis, 06 September 2012

Dwipaksara: Proyek Pengembangan Komputerisasi Aksara Bali

Beberapa lama setelah berkontribusi di proyek Aksara Nusantara pada sistem operasi BlankOn Linux, saya memulai sebuah proyek baru yang memang dikhususkan untuk pengembangan komputerisasi Aksara Bali. Nah, proyek ini diberi nama Dwipaksara (Bahasa Sansekertha/Jawa Kuno: Dwipa = Pulau, Aksara = Huruf). 

Proyek ini diawali dari pengerjaan Program Kreativitas Mahasiswa-Karsa Cipta (PKM-KC) dari Dikti dengan judul: "Pengembangan Font dan Metode Input Aksara Bali Berbasis Unicode untuk Mempermudah Pengetikan Aksara Bali ke dalam Komputer". Proyek ini digarap menggunakan teknologi Unicode dengan pustaka rendering SIL Graphite yang bisa digunakan pada perangkat lunak LibreOffice/OpenOffice.org dan juga Mozilla Firefox terbaru (baik pada sistem operasi Windows maupun Linux). Hal ini berbeda dengan apa yang sudah saya kembangkan sebelumnya pada BlankOn Linux.

Dan PKM-KC inipun berhasil masuk PIMNAS XXV Yogyakarta, walaupun gak dapat penghargaan apa-apa :D

Saya pada saat presentasi tentang PKM-KC di PIMNAX XXV Yogyakarta


"Ini memang prospek sekali, saya sangat hormat dengan mahasiswa yang mau melestarikan aksara Bali. Sebab aksara Bali sekarang makin jarang digunakan. Dengan adanya perangkat lunak ini, generasi muda yang agak malas menulis dan mempelajari aksara Bali di atas kertas bisa langsung mencoba melakukan pengetikan di komputer". 
-- Ida Bagus Oka, Guru Sejarah dan Peminat Aksara Bali
Begitulah salah satu testimoni yang saya dapatkan ketika mendemokan hasil kerja PKM-KC ini kepada beberapa sesepuh-sesepuh saya di Bali. Agar PKM-KC ini gak nanggung dan tidak mengecewakan para sesepuh saya, maka saya bersama dua orang teman saya memulai menjalankan proyek yang kami sebut Dwipaksara ini.

Apa saja rincian proyek Dwipaksara yang akan kami rancang ini, berikut adalah penjelasan hasil brainstorming kami :

Fonta Aksara Bali berbasis Unicode
Ini adalah kelanjutan dari perangkat lunak hasil rancangan PKM-KC yang saya rancang kemarin. Intinya, berbagai banyak cacat (bug) yang harus diperbaiki. 

Selain itu dari sisi tipografinya sendiri, saya dan teman-teman saya ingin merancang model tipografi tersendiri yang lebih nyaman dibaca pada halaman web. Semacam sans-serif gitu deh pokoknya.

Teknologi rendering pada saat ini tetap menggunakan SIL Graphite karena sangat tidak memungkinkan untuk saat ini menggunakan teknologi yang umum digunakan perangkat lunak komersil. 

Metode Input Aksara Bali
Pada PKM-KC yang kami rancang sebelumnya, kami menggunakan bantuan perangkat lunak Keymagic untuk membangun metode input Aksara Bali fonetis. Nah, karena kerumitan Aksara Bali yang memang benar-benar rumit (dengan adanya sistem pasang pageh yang menggunakan jenis konsonan tertentu untuk kata tertentu), harus ada metode lain yang pas untuk mengembangkan sistem metode input ini. Ada ide?

Tata letak papan ketik Aksara Bali
Ada pendekatan metode input, ada juga pendekatan papan ketik langsung. Sederhananya,  papan ketik yang biasa digunakan dipetakan dan dilabel ulang sehingga dengan menekan tombol tertentu akan memunculkan huruf tertentu. Seperti layaknya papan ketik Inscript yang digunakan di India yang bisa digunakan untuk mengetik berbagai jenis aksara yang ada di India dan juga aksara latin normal.

Sastra Bali Daring
Dengan dukungan font berbasis Unicode dan dukungan peramban web untuk proses rendering dengan baik, maka bukan hal yang susah lagi untuk membuat koleksi sastra-sastra Bali yang bertuliskan dengan Aksara Bali secara daring.

Kamus Bahasa Bali
Banyak kamus bahasa daerah yang memiliki versi daring di Internet. Namun Aksara Bali? Tidak ada yang bisa digunakan secara nyata. Maka dari itu kami merencanakan untuk membuat kamus Bahasa Bali baik menggunakan Aksara Latin maupun Aksara Bali.

Metode Input berbasis AJAX
Sama seperti metode input yang saya jelaskan diatas. Hanya saja, dikembangkan berbasis web dengan teknologi AJAX. Sehingga pengguna bisa melakukan konversi dari Aksara Latin ke Aksara Bali maupun sebaliknya cukup melalui daring di internet.

Permainan berbasis Bahasa/Aksara Bali
Belum ada ide untuk permainannya seperti apa, tapi kami ada arah untuk kesana :)

Situs Web Dwipaksara
Semua fitur diatas, kami integrasikan menjadi satu ke dalam sebuah situs web yang kami beri nama Dwipaksara. Domain dan desainnya nyusul. Yang jelas situs ini akan menjadi gerbang bagi para pengguna internet untuk melihat bagaimana sastra Bali itu sendiri dan bagaimana teknologi komputerisasi aksara Bali yang kami rancang.

Jadi apa sebenarnya motif dibalik proyek ini? Ya, sebenarnya hanya sebagai ajang untuk "cari kerjaan, cari kesibukan, dll" dari kami yang merupakan Mahasiswa Bali yang berkuliah di Jurusan Teknik Informatika, ITS. Semoga saja motif ini memberikan kontribusi yang baik bagi sastra Bali.

Terus apakah kami hanya berfokus pada komputerisasi dan pembuatan situs web saja? Oh tidak! Semua ide diatas hanya merupakan fondasi dari tujuan proyek Dwipaksara yang sebenarnya : Pengembangan sistem pendidikan dan edukasi Bahasa dan Sastra Bali melalui teknologi komputer. Intinya, apa yang kami lakukan pertama adalah menyiapkan teknologi sematang mungkin dan membuat impresi awal yang baik kepada pihak-pihak terkait.

2 komentar:

  1. Salam kenal, saya saat ini sedang membuat metode input untuk aksara Jawa di Wikipedia bahasa Jawa. Dulu saya pernah mampir di sini, tapi sekarang melihat perkembangan terbaru, saya ingin menawarkan pengembangan serupa untuk (future) Wikipedia bahasa Bali. Kalau tertarik, silakan hubungi saya melalui halaman pembicaraan saya di Wikipedia.

    Benny Lin

    BalasHapus