Selasa, 26 Oktober 2010

Fonta dan Metode Input Aksara Jawa untuk sistem operasi BlankOn Linux

Aksara Jawa merupakan suatu Aksara tradisional yang digunakan oleh masyarakat Jawa. Aksara ini merupakan turunan dari Aksara Pallawa yang digunakan di India bagian selatan dan secara umum memiliki sifat penulisan yang hampir sama dengan Aksara turunan India lainnya.


Saat ini, penggunaan Aksara Jawa cenderung digantikan oleh Aksara Latin (bahkan untuk menuliskan kata dan kalimat dalam Bahasa Jawa sekalipun). Minat anak muda terhadap Aksara ini dan juga Aksara tradisional lainnya cenderung "hampir" punah. Mengapa kita tidak bisa seperti orang Jepang, Thailand, dan India yang fanatik dengan aksara mereka sendiri? Pemerintah sama sekali tidak peduli dengan pelestarian aksara-aksara tradisional di Indonesia. Untungnya masih ada orang-orang yang berjuang hingga akhirnya beberapa aksara tradisional di Indonesia masuk standar Unicode. Paling tidak ada 5 Aksara Nusantara yang sudah menjadi standar Unicode saat ini. Sehingga  untuk kedepannya, aksara-aksara tersebut bisa ditampilkan di halaman web, status Facebook, chatting dan mungkin SMS.

Untuk itu, saya dengan iseng tapi mungkin sedikit bermanfaat telah membuat sebuah fonta untuk Aksara Jawa berbasis standar Unicode. Dengan teknologi fonta pintar (smartfont) bernama SIL Graphite, fonta ini mampu mengakomodasi hampir semua aturan-aturan penulisan Aksara Jawa. Fonta ini masih dalam tahap-awal-percobaan, sehingga masih terdapat banyak sekali cacat yang harus saya perbaiki. Untuk sementara, fonta ini saya kembangkan khusus untuk sistem operasi Linux buatan Indonesia, BlankOn Linux. Bentuk karakter dari fonta ini untuk sementara masih meminjam bentuk dari fonta Hanacaraka Freeware yang dibuat oleh Mas Budi Sayoga.

Jika anda tertarik mencobanya di sistem operasi BlankOn Linux 6.0, silahkan unduh dua berkas berikut :
Langkah pemasangan
  1. Pertama, anda harus memasang paket "pango-graphite" dari repository SIL Graphite. JANGAN GUNAKAN PAKET TERSEBUT YANG BERASAL DARI REPOSITORY BLANKON, karena akan membuat sistem anda membeku,
  2. Klik dua kali pada masing-masing paket diatas untuk instalasi paket,
  3. Untuk mengaktifkan fitur Metode Input, klik menu Sistem | Administrasi | Dukungan Bahasa, kemudian pilih opsi scim-immodule pada bagian Sistem metoda masukan papan ketik,
  4. Restart desktop, setelah kembali Anda bisa mulai melakukan pengetikan dalam Aksara Jawa dengan cara membuka sebuah editor teks (misalnya OpenOffice.org Writer) kemudian menekan tombol Ctrl+Spasi dan memilih "Indonesia - Jawa" pada menu utama di dalam toolbar SCIM.
Contoh penggunaan pada aplikasi OpenOffice.org
Cara pengetikan


Anda bisa mengetik kata yang anda inginkan dalam Aksara Jawa apa adanya menggunakan papan ketik dengan Aksara Latin. Secara otomatis, fitur metode input akan menerjemahkan setiap suku kata ke dalam bentuk Aksara Jawa yang sesuai. Misalkan jika mengetik kata "Indonesia", cukup anda ketik dengan tombol I+N+D+O+N+E+S+I+A.


Catatan
  • Untuk aplikasi pengolah kata, ubah terlebih dahulu fonta menjadi "Belangkon".
  • Fonta berjalan dengan baik di aplikasi berbasis GTK+.
  • Fonta tidak bisa di-render dengan benar pada peramban web Google Chrome dan Opera.
  • Font juga tidak bisa di-render dengan baik pada hampir semua aplikasi yang bukan berbasis GTK+ 
  • Terdapat kesalahan proses linebreaking pada aplikasi OpenOffice.org yang disertakan BlankOn. Anda dapat memutakhirkan aplikasi OpenOffice.org anda ke versi 3.3.
  • Seperti yang sudah dijelaskan diatas, masih banyak terdapat cacat dalam proses rendering karena baru tahap awal pengembangan. 
  • Walaupun sama-sama menganut standar Unicode 5.2, fonta yang saya buat ini memiliki konsep yang berbeda dengan fonta Adjisaka. Fonta ini merender setiap karakter apa adanya tanpa proses perubahan berkonteks (misalnya pada fonta ini taling akan secara otomatis ditukar posisinya jika diikuti konsonan). Sampai saat ini masih belum ada kesepakatan mengenai masalah ini.
Fonta dan metode input bisa berjalan dengan baik di sistem operasi BlankOn Linux 6.0, namun masih memiliki masalah di sistem operasi Ubuntu 10.04 LTS karena terdapat masalah pada pustaka Pango.

Sebenarnya, anda juga bisa menggunakan fonta ini pada sistem operasi Windows, dengan menggunakan aplikasi yang sudah mendukung Graphite seperti OpenOffice.org. Lantas untuk metode inputnya, saat ini memang belum ada.

Akhir kata, selamat mencoba. Ingat! fonta dan metode input ini hanya untuk keperluan testing semata :D

7 komentar:

  1. Pak Putu, senang sekali saya ada rekan yang juga tertarik dengan aksara lokal. Saya sudah melihat blog anda, tapi belum mencobanya di linux.

    Apakah anda bisa menuliskan dalam huruf jawa kata-kata yang lebih kompleks (melalui font unicode standard) seperti : hambyur, liwat kreteg, mangan krupuk ?

    BalasHapus
  2. salam kenal.

    pak tony, silahkan mencoba untuk mengunduh openoffice.org for windows versi 3.2 di website http://www.openoffice.org

    kemudian pasang font yang saya buat + jalankan dokumen percobaannya yang bisa diunduh dari http://dl.dropbox.com/u/703935/aksara%20jawa%20testing%20for%20openoffice.zip.

    itu semua murni menggunakan unicode aksara jawa.

    terima kasih.

    BalasHapus
  3. salam kenal,

    Pak Putu saya coba di ubuntu 10.10 berjalan baik....
    untuk mengeluarkan tanda2 khusus gimana caranya: misalnya: awal kalimat,dll. dan juga gimana caranya nulis "gelas", huruf murda, dll.

    O ya.... apakah aturan penulisann yang Pak Putu buat di SCIM itu sudah sesuai dengan kaedah penulisan huruf jawa yang berlaku saat ini?


    Oke Pak, saya sangat menghargai kerja Bapak. Semoga project ini terus berlanjut....

    BalasHapus
  4. Mantap pak, semoga kedepannya saya bisa belajar aksara jawa :)

    BalasHapus
  5. Salam kenal. Menarik juga pertanyaannya, mengapa kita tak tertarik menggunakan aksara daerah.

    Nanti-nanti saya coba deh.

    BalasHapus
  6. akasih tutorialnya om. Bermanfaat banget buat nyokap ane yg hobi nulis honocoroko supaya mau make komputer. eniwei, kalo ane tulis di web, kenapa font size-nya jadi kecil banget ya??? kayak gini nih om, ꦲꦤꦕꦫꦏ

    BalasHapus