Senin, 30 Agustus 2010

Cara nikmat untuk menikmati Internet 64 kbps (Densus 64) dengan Proxy Server

Bagi yang berlangganan  mobile broadband murah, merasakan kecepatan 64 kbps (alias 8 kBps) adalah hal biasa terjadi setelah kuota langganan Internet tercapai. Tidak semua operator menerapkan hal ini, kadang juga ada yang mendendakan penggunanya jika penggunaan internet melebihi kuota.

Anda pasti tidak berharap untuk mendapatkan kecepatan ini dengan berusaha berhemat kuota, pasti! Untuk hitung-hitungan Internet zaman sekarang, kecepatan 8 kBps adalah hal yang membuat Anda bosan untuk meramban halaman web sekalipun! Dan hal yang paling menyebalkan dengan koneksi ini adalah sering nge-lag alias diam tak jelas.

Tapi tenang, ada sebuah teknik yang kali ini akan Wirama bagikan buat Anda semua. Teknik ini sangat lazim digunakan pada gateway Internet di perusahaan. Siapa lagi kalau bukan Proxy Server atau sering kita sebut dengan Proxy saja. Proxy memiliki banyak kegunaan, salah satu kegunaan yang akan kita manfaatkan kali ini adalah kemampuannya untuk menembolokkan (caching) halaman-halaman Internet yang sering dibuka, sehingga komputer cukup mengunduh bagian-bagian baru dari suatu halaman web, tanpa mengunduh bagian-bagian halaman yang sudah tertembolok. Jadi lebih hemat bandwidth, hemat waktu.
Anda mungkin membayangkan, bahwa kali ini kita akan memasang Proxy Server bernama Squid dan melakukan konfigurasi pada berkas /etc/squid/squid.conf yang sangat panjang dan bikin puyeng itu. Nggak kok, kali ini Wirama akan menjelaskan penggunaan aplikasi proxy server sederhana bernama Polipo (http://www.pps.jussieu.fr/~jch/software/polipo/). Kita cukup gunakan Polipo karena perangkat lunak ini sudah cukup untuk kemampuan pertembolokan halaman-halaman situs yang diminta. Squid terlalu kompleks karena pengaturannya yang terlalu detail.


Situs resmi Polipo

OK, untuk menggunakan Polipo, anda bisa pasang paket bernama "polipo" melalui repository Ubuntu anda. Untuk distribusi lain, anda bisa lihat informasinya di situs resmi Polipo. Oh iya, ada juga versi Microsoft Windows-nya :D.

Setelah terpasang, anda bisa langsung gunakan Proxy Server ini dengan mengarahkan pengaturan Proxy Server pada aplikasi peramban web ke alamat 127.0.0.1 dengan port 8123. Untuk cara mengatur Proxy, akan dijelaskan di bawah ini. Sementara ini, Polipo hanya mendukung Proxy untuk HTTP saja.

Mengatur Proxy untuk semua aplikasi pada GNOME dan Google Chrome

Klik menu SystemPreferencesNetwork Proxy pada desktop GNOME. Kemudian klik opsi Manual Proxy Configuration dan masukkan alamat 127.0.0.1 dan port (kotak teks dikanannya) 8123 pada bagian HTTP Proxy.

Pengaturan Proxy pada GNOME


Pada peramban Firefox

Klik menu EditPreferences atau ToolsPreferences pada peramban Firefox anda, kemudian klik halaman AdvancedNetwork. Klik tombol Settings untuk membuka konfigurasi Proxy.

Pengaturan Proxy pada Firefox
Klik opsi Manual Network Configuration, dan isi kotak teks HTTP Proxy dengan nilai 127.0.0.1 dengan port 8123. Lalu klik tombol OK.

Pengaturan Proxy pada Opera

Perhatian! Tutorial dibawah ini menggunakan Opera versi 10.6.

Pada Opera, klik Menu kemudian pilih SettingsPreferences. Pada jendela pengaturan, klik AdvancedNetwork dan tombol Proxy server...

Pengaturan Proxy pada Opera
Beri tanda centang pada HTTP, kemudian isi kotak teks di sebelah kanan dengan nilai 127.0.0.1 dengan Port 8123. Terakhir klik tombol OK, dan klik tombol OK lagi.

OK, pengaturan proxy sudah selesai. Sekarang anda bisa menikmati pengaksesan halaman internet dengan lebih cepat. Awal-awalnya sih memang tetap lambat, tapi setelah lama kelamaan kecepatan akan terasa meningkat dengan semakin banyaknya halaman-halaman web yang tertembolok. Menarik bukan?

Saya sendiri memadukan fitur proxy ini dengan fitur Opera Turbo-nya Opera Browser. Jadi lebih mantab deh! (Doh! Opera Turbo ternyata tidak berhubungan dengan Proxy!) Jika anda ingin melakukan pengaturan lebih lanjut lagi, anda bisa membaca buku panduan dari Polipo. Ada satu teknik yang menarik bagi saya, yaitu Poor Man Multiplexing yang katanya bisa menurunkan latency. Mungkin akan saya bahan lain kali saja.

OK netters, selamat berkeong racun ria! 

1 komentar:

  1. terima kasih pak, ini sudah saya coba dan sangat membantu buat browsing

    BalasHapus