Sabtu, 17 April 2010

Mengatur Repository pada openSUSE

Hampir sama seperti distribusi Linux lainnya, seperti misalnya Ubuntu. Untuk instalasi atau penghapusan perangkat lunak, openSUSE menggunakan sistem manajemen paket bernama Zypper. Pengunaan Zypper ini sangat mirip dengan APT-GET pada Ubuntu, bahkan dari syntax perintahnya di dalam console-pun hampir mirip.

Hampir mirip juga dengan APT-GET, agar Zypper bisa digunakan untuk keperluan instalasi perangkat lunak tambahan pada sistem operasi openSUSE, pengaturan bisa dilakukan baik melalui console atau grafis. Pada posting kali ini, saya akan membahas cara pengaturan repository openSUSE melalui grafis, yaitu melalui fitur Control Center YaST.

Jenis repository pada openSUSE

Sebelum masuk ke pembahasan pengaturan repository, anda harus mengetahui dahulu jenis repository yang biasa digunakan pada openSUSE. openSUSE memiliki 3 repository resmi yang umumnya digunakan, yaitu :
  • Repository OSS yang berisikan perangkat-perangkat lunak dasar berlisensi FOSS,

  • Repository Non-OSS yang berisikan perangkat-perangkat lunak dasar yang tidak berlisensi FOSS, dan

  • Repository update yang berisikan pemutakhiran/update dari perangkat lunak yang terdapat pada repository OSS maupun Non-OSS.

Repository resmi tidak menyertakan semua perangkat lunak untuk Linux yang ada saat ini, jadi anda mungkin memerlukan repository tambahan yang tidak resmi. Ada dua macam repository tidak resmi yang ada saat ini :

  • Packman, berisikan perangkat lunak yang tidak didukung secara resmi oleh openSUSE.

  • openSUSE Build service, semacam repository Launchpad PPA pada Ubuntu, berisikan paket tambahan yang dikontribusikan oleh Maintainer melalui jasa openSUSE Build Service.
Hmm, lumayan jelas bukan? Mari kita langsung mengatur repository openSUSE. Tentunya, anda membutuhkan koneksi Internet untuk keperluan menambah repository yang Online :D. Jika tidak memiliki koneksi Internet, anda bisa menggunakan repository extras dari openSUSE yang terdapat pada DVD InfoLinux edisi 02/2010. Pembahasan pada artikel ini akan difokuskan untuk repository yang bersifat Online saja.

Mengatur repository melalui YaST

Pertama-tama, bukalah antarmuka YaST melalui menu Computer | YaST (pada GNOME), atau openSUSE menu | System | YaST (pada KDE). Kemudian input password root jika ditanya.

Carilah bagian Software, dan pilih Software Repositories.


Secara default, openSUSE sudah mengaktifkan repository untuk OSS, Non-OSS dan Updates. Anda bisa cek repository mana yang sudah diaktifkan dengan melihat tanda centang Enabled pada masing-masing repository.

Anda juga bisa mengubah alamat server pada masing-masing repository agar menggunakan mirror tertentu (biasanya menggunakan mirror lokal agar kecepatan mengunduh lebih tinggi). Untuk mengubahnya, klik pada salah satu repository, lalu klik tombol Edit. Agar anda lebih mudah mengubah URL alamat server, klik opsi Edit Complete URL. Lalu edit alamat URL sesuai keinginan, dan klik OK. Lakukan hal ini pada repository lainnya jika diperlukan.

Berikut adalah daftar alamat repository untuk mirror lokal di Indonesia (versi openSUSE 11.2) :

openSUSE-11.2-OSS :

http://kambing.ui.ac.id/opensuse/distribution/11.2/repo/oss/
http://buaya.klas.or.id/opensuse/distribution/11.2/repo/oss/

openSUSE-11.2-Non-OSS :

http://kambing.ui.ac.id/opensuse/distribution/11.2/repo/non-oss/
http://buaya.klas.or.id/opensuse/distribution/11.2/repo/non-oss/

openSUSE-11.2-Updates :

http://kambing.ui.ac.id/opensuse/update/11.2/
http://buaya.klas.or.id/opensuse/update/11.2/repo/oss/

Untuk mirror Packman, anda harus menambahkannya terlebih dahulu. Untuk menambahkannya, klik tombol “Add”. Kemudian tambahkan klik opsi Specify an URL lalu klik tombol Next, dan masukkan salah satu alamat mirror Packman berikut :

http://kambing.ui.ac.id/opensuse-packman/suse/11.2/
http://buaya.klas.or.id/opensuse/packman/suse/11.2/

OK, mirror openSUSE sudah, mirror Packman sudah. Lalu jika masih kurang, anda bisa menambahkan beberapa mirror dari openSUSE Build Service. Untuk menambahkannya, klik lagi tombol Add, kemudian pilih Community Repositories, dan klik tombol Next. Pilih salah satu atau beberapa repository yang diinginkan. Ada beberapa saran repository yang bisa anda pilih :
  • WINE CVS Builds, untuk mendapatkan versi terbaru dari emulator Windows WINE.
  • Mozilla, untuk mendapatkan versi terbaru dari browser Firefox, Seamonkey dan juga beberapa aplikasi Mozilla lainnya.
  • OpenOffice.org, untuk mendapatkan versi terbaru dari aplikasi perkantoran OpenOffice.org versi terbaru.
  • Games, untuk mendapatkan berbagai macam permainan yang tidak terdapat baik didalam repository utama atau Packman.
Kemudian klik OK untuk mendaftarkan repository yang anda pilih.




Hmm, semua repository sudah siap. Sekarang tinggal klik OK sekali lagi untuk menerapkan semua pengaturan. Maka YaST akan mengunduh semua informasi paket dari masing-masing repository.

Sekarang anda bisa memasang perangkat lunak tambahan melalui fitur Software Management pada YaST. Selamat berSUSE ria, Selamat bersenang-senang dengan openSUSE :D

1 komentar:

  1. i like opensuse, tapi tidak melebihi cintaku pada ubuntu *eh, padahal kan opensuse cinta pertamakuh* (doh)

    BalasHapus