Sabtu, 10 April 2010

Don't buy Windows 7 Preinstalled Netbook!

Jika anda rajin minimal untuk sekedar melihat-lihat produk-produk komputer terbaru, mungkin sudah tidak akan asing lagi dengan benda yang bernama Netbook, sebuah komputer seperti Notebook dengan ukuran yang lebih mini, layar mini, keyboardnya-pun mini (walau banyak yang mengklaim ukuran keyboard 93% keyboard standar, tapi tetap saja butuh pembiasaan untuk menggunakannya). Produk ini pertama kali booming semenjak ASUS merilis produk EEE PC-nya. Dahulu, netbook hanya disertakan (pre-installed) dengan sistem operasi berbasis Linux, karena kapasitas penyimpanannya yang mengandalkan Solid State Disk (SSD). Namun sekarang, netbook terbaru sudah menggunakan harddisk, biasanya sih 160GB. Dan sistem operasinya sudah menggunakan Microsoft Windows.

Windows Vista tidak langsung diadopsi oleh para produsen netbook pada netbook mereka, karena sangat boros tenaga. Alhasil, Windows XP pun yang digunakan. Namun Microsoft tetap berusaha untuk membuat produk mereka bisa digunakan di netbook. Jadilah Windows 7 yang lebih ringan, dan teknologi prosesor untuk Netbook saat inipun juga sudah meningkat.

Pada acara NIX (National IT Expo) di Mall Bali Galeria awal April lalu, saya mensurvei OS yang digunakan pada produk netbook yang digunakan. Setelah saya lihat, sebagian besar menggunakan OS Windows 7 Starter. Wah parah ini, mengapa? Karena sejak dahulu kala semenjak adanya Windows XP, edisi Starter ini memang edisi yang sangat parah, terlalu banyak pengurangan fungsionalitasnya. Dulu saya ingat, edisi Starter di Windows XP membatasi hingga 3 aplikasi jalan secara simultan, dan resolusi layar maksimal 800x600. Menyiksa? Banget! Kemudian masih sama dengan Windows Vista, hanya saja lebih lues sedikit mengenai resolusi layar.

Nah sekarang di Windows 7, malah lebih parah daripada Windows Vista Starter. Yaitu tidak bisa mengkustomisasi penampilan, tema, screensaver, dsb. Anda harus puas dengan wallpaper cupu yang sudah ada, dan tema yang cupu juga (karena tidak ada fitur Aero-nya).

Jadi solusinya? Kalau punya uang, anda bisa upgrade Windows 7 anda minimal ke versi Home Basic. Kalau tidak punya banyak uang, jangan beli netbook dengan Windows 7. Windows XP forever~~ Atau mau yang lebih gratis dan merdeka, gunakan Windows 7 imitasi seperti ini :



Ohya, ada hal yang bikin ngakkak lagi. Yaitu sang ahli ngoprek Windows yang sering menulis buku tentang Windows, Mas Steven Andi Pascal tidak tahu menahu masalah Windows 7 ini. Pada saat seminar mengenai “Security Enhanchment on Windows 7”, ada peserta yang menanyakan bahwa netbook-nya yang menggunakan Windows 7 Starter tidak ada menu Personalize-nya. Jawabannya? Malah disuruh untuk membuka Troubleshooting! Bwakakakakaa...

 

5 komentar:

  1. Wakakaka, parah tuh si Steven

    BalasHapus
  2. yawda make yg bajakan ajah.biar lebih mudah. :-)

    BalasHapus
  3. pakailah linux..., gratis dan bebas untuk dikostumasi.
    winblows dipake...hkhkhkhkhkh.....

    BalasHapus
  4. jangankan windows 7, semua produk microsoft gua nyesel menggunakannya...!!
    berat dehhh, saya dah dua empat kali upgrade windows asli ke versi atasnya tetep buat kesabaran saya memuncak.., bagi anda yang tidak punya kesabaran menunggu2 loading nya windows, lebih abik vgunakan linux ato Mac aja dehh...

    Windows Bulshit

    BalasHapus
  5. woalah.. koplak..pake lah windows 7 bajakan...wakakakaka

    BalasHapus