Senin, 22 Maret 2010

Torrent realy suck for my connection!

Hmm, saya sebenarnya sangat satisfied dan berterima kasih kepada para penyedia mirror di Indonesia, dan tidak bisa sebutkan satu-satu atau salah satunya karena banyak mirror yang tersambung ke IIX dan/atau Inherent. Mereka sudah berjasa dalam menyediakan berbagai ISO (image dari CD/DVD) dan repository untuk sistem operasi Linux yang bebas dan terbuka. Dengan berbekal koneksi Telkom Speedy dan numpang di warnet ini, akhirnya pengetahuan dan ilmu saya bertambah. Tidak lupa juga saya berterima kasih kepada Majalah Infolinux, komunitas dan teman-teman Linux di Indonesia.

Eh? kok jadi malah ngucapin terima kasih. Ah back to topic dah =D. Kali ini saya menyudutkan masalah beberapa ISO CD/DVD Linux yang tidak tersedia di mirror-mirror di Indonesia. Jadi untuk mengunduhnya, apakah saya akan mengunduhnya di mirror luar negeri? No way! Dengan kecepatan 14,1 KBps saja saya jadi muntah darah nunggu di WARNET ini =P.

Jadi solusi akhir, saya terpaksa mengunduhnya melalui jalur Torrent. Hmm, jalur ini adalah jalur akhir yang menjanjikan kecepatan tinggi. Ya gak selalu tinggi sih, tergantung jumlah seeder yang menyediakan file-nya untuk kita. Dan ingat, jika ngunduh dari torrent, jangan hentikan proses jika unduhan sudah selesai, untuk membantu orang lain mendapatkan file yang sudah anda unduh. Itulah Torrent, jiwa berbagi kita ditantang disana =).

But you know? Di jaringan yang saya coba ini, Torrent sangat menyakitkan bandwidth. Bukan hanya diri saya sendiri, tapi orang lain yang ada di warnet ini. Hmm, walaupun fitur Speed limiter diaktifkan sekaligus (kecuali kalau udah di-stop total). Kok bisa gini ya?

Ini ada skrinsutnya (antara SynAPTic Package Manager dan Transmission) :

Sebelum (Synaptic : 87,4 kB/s)

 Sesudah (Synaptic: 2495 B/s, Transmission: 81,6 kB/s)

=D

2 komentar:

  1. jadi inget, dulu taon 2000-an. 7-8 kbps saja sudah suatu kemewahan. =))

    BalasHapus
  2. weh, dulu pas saya esde saya sering sembunyi sembunyi nyolok kabel telpon ke komputer pas bapak ibu adik lagi keluar rumah =D

    BalasHapus