Kamis, 18 Maret 2010

Kelas Belajarku Keren =D

Weh, liburan Nyepi kali ini diwarnai dengan aksi gila seorang teroris Facebook terselubung berinisial IRF bersama si Mujadid dan aksi balasan perang yang diberikan IBDW dan 26.000-an anak muda Bali yang memisuh misuh gitu loh.

Ah sudahlah, ini hanyalah salah satu teknik dan uji coba yang diberikan dari Tuhan Yang Maha Esa kepada masyarakat Hindu di Bali pada umumnya untuk mengendalikan Tapa Brata Amati Geni alias Tak boleh berapi-api, nyulut api, ngidupin api dan ngebakar rumah di Hari Raya Nyepi. Tak boleh melawan uji coba tuhan, kita ikuti saja apa saja tes yang diberikan dan jangan melawan dengan melakukan berbalas pantun misuh, sedikit meniru gayanya Mentri Kominfo kita, namun yang biasanya menggunakan pantun kali ini diganti dengan memisuh..Wakakakakak..

OK, postingan pada hari biasa ini, saya akan mengekspos kembali ruang kelas saya yang tiba-tiba wah lagi. Setelah wah sebelumnya, kali ini ada wah kedua. Yaitu LCD Projector dan Slide-nya sudah nyantol di ruangan kelas saya.

Pada awal gedung baru untuk kelas XI IPB, XI IPA 1, XI IPA 2, XI IPA 3 sudah diplaspas, sebuah slide projector bermerk GTC sudah siap dan bisa dinaik-turunkan oleh teman saya. Namun, yang sebenarnya terpenting adalah adanya LCD projector. Sayangnya, pada mulanya LCD projector ini gak ada, cuman penyangga di flafon-nya saja. Heheh. Jadilah sang slide screen dimain-mainkan oleh teman-teman Wong Ndeso™ yang Kat®ok gitu loh.

Nah setelah nyepi kemaren, akhirnya hutang-hutang sekolah untuk fasilitas di kelas saya dibayar juga, LCD projector bermerk BenQ akhire dipasang jugak :D. Namun awalnya sih tidak diatur dengan benar, karena LCD dipasang terbalik dan gambar jadi terbalik. Dengan inisiatif sendiri, langsung saya atur itu LCD agar mau menyesuaikan posisinya yang terbalik dan menggantung di flafon.

Jadideh, sangat mantab jaya™. Bisa digunakan untuk keperluan mengajar Guru tanpa repot-repot siap-siapin bongkar pasang LCD yang pada hakikatnya merepotkan diri saya sendiri (maklum, semua guru tahu saya adalah tukang pijit-pijit barang elektronik gulung kabel sejati).
Butuh skrinsut, OK ini dia. Powered by Nokia 2700 Classic :

Menurunkan slide, dengan menggunakan panel yang tersedia dan bisa dimainkan (up and down) oleh sang Kat®ok

Para Kat®ok sedang heran-herannya dan nunjuk-nunjukin gak jelas pada biasan cahaya LCD projector.

Dan ternyata, para Kat®ok-ers sangat memperhatikan kasus si-IRF, dengan ketawa-ketiwi melihat para Facebooker berbalas pantun misuh

Dan ini dalam keadaan serius (Maaf bu, anda sudah go-techno, menggunakan laotp di kelas untuk mengajar dan istilah Kat®ok tidak cocok lagi bagi anda, cuman murid-nya aja)

OK sekian, cerita aneh lainnya bisa anda terus temukan di wirama.web.id, jadi stay tune here!

4 komentar:

  1. emang udah seharusnya jaman sekarang sekolah yang ada di kota pake LCD.
    Duit ada, fasilitas juga harus mantab.
    Well,
    dulu di sekolah gw sih cuma ada TV buat belajar lewat video. Pada jaman itu ya memang sudah jamannya. Tapi belum ada LCD.
    LCD ada waktu gw masuk kuliah yang memang sudah semestinya. Tahun 2004 waktu itu.
    Semoga fasilitas ini bisa bikin penduduknya lepas dari kegaptekan dan makin melek teknologi.
    Mungkin juga bisa diusulkan untuk mengadakan video conference dengan sekolah lain... hehe!

    BalasHapus
  2. wih asik dong bli
    di kelas saya juga ada, cuman ga terang dan kendor gitu hanger-nya, jadi turun mulu proyeksinya -___-

    btw sekelas ada brp orang bli? kok kayanya ga banyak

    BalasHapus
  3. @jangbabang: video konfrens? jangankan melakukan video konfrens, ketemu langsung aje udah pade bawa golok di jalanan!

    @ordinareez: cuman 32 orang, dikit apa banyak ya?

    BalasHapus
  4. Jangan lupa setelah pasang proyektor, pasang korden / tirai. Karena Proyektor perlu ruangan yang sedikit gelap agar dapat terlihat secara optimal apalagi bagi yang duduk di belakang.

    Asal pemanfaatannya secara optimal dan tidak mubazir (pajangan doang). Selamat belajar wir, semoga makin semangat.

    BalasHapus