Kamis, 14 Januari 2010

Jangan banyak tanya!

Anda mungkin saja kesal dengan teman anda yang selalu banyak bertanya mengenai hal-hal yang sebenarnya bisa dijawab hanya dengan membaca manual dan referensi saja. Hal ini tidak dipungkiri lagi, mengapa? Karena di Indonesia mental banyak bertanya 68% lebih dominan dibandingkan mental banyak mencari tahu. Walau banyak bertanya itu baik menurut guru di sekolah anda, namun jika itu dilakukan secara berlebihan, dan membuat kesal, bukankah itu membuat yang ditanya kesal juga toh?

Contoh yang paling mudah bisa anda lihat kasusnya di sekolah. Jika bertanya di sekolah, semestinya anda membaca buku pegangan pelajaran anda di sekolah tersebut terlebih dahulu sebelum menanyakan hal-hal yang mungkin perlu analisis dan tidak dijelaskan di buku. Anda harus melakukan hal ini walaupun guru anda dengan senang hati menerima pertanyaan anda (Maklumlah, di kelas kebanyakan diam saja jika disuruh mengajukan pertanyaan). Jangan sok aktif dengan bertanya apa yang sudah menjadi textbook!

Kini dengan canggihnya teknologi Internet, yang menghimpun seluruh dokumentasi dan referensi secara Online, anda semakin mudah lagi untuk mencari tahu apa yang anda masih ragukan. Apalagi berkat adanya search engine atau mesin pencari semacam Google, jadi bertanya adalah hal yang mustahil dilakukan lagi oleh banyak orang jika ingin mencari tahu sesuatu yang bersifat referensif, dan bahkan pertanyaan bersifat analisis-pun juga banyak tersedia jawabannya di Internet. Hobi menulis tutorial dan referensi melalui blog tidak dipungkiri lagi juga menambah kekayaan dokumentasi yang tersedia di Internet, walaupun banyak orang masih meragukan kebenaran informasi yang ada pada blog.

Namun walaupun begitu, di Indonesia mental banyak bertanya masih tetap saja ada, terutama di dalam komunitas milis Linux, masih ada saja orang bertanya hal-hal yang mudah yang sebenarnya sudah banyak dijelaskan dalam berbagai blog/website di Internet. Menurut saya hal ini tidak mustahil lagi, karena kebanyakan dokumentasi masih tersedia dalam Bahasa Inggris! dan kebanyakan para penanya tidak mengerti dengan Bahasa Inggris!. Boleh saja anda menyuruh mereka untuk kursus bahasa inggris atau menikahi bule! =D. Namun sebagai penyedia informasi, anda sepatutnya berusaha untuk menyediakan dokumentasi berbahasa Inggris bagi mereka.



Terakhir, bagi para penanya, walaupun anda belum fasih atau sama sekali berbahasa Inggris, tetaplah bertanya melalui PAMAN GOOGLE terlebih dahulu sebelum bertanya kepada komunitas atau para ahli. Ada sebuah kampanye di Internet bernama "Just Fucking Google It" yang beralamat di http://justfuckinggoogleit.com.

13 komentar:

  1. Kalo kamu bilang gitu itu memang benar, tetapi saya garisbawahi lagi bahwa sesungguhnya mental mereka adalah mental "pemalas" yang artinya mereka tak mau aktif mandiri dalam mencari informasi, ini memang benar merupakan sifat buruk, namun jika pada forum non-resmi, ada yang bertanya hal sepele, sebaiknya dinasehati dengan baik aja agar penanyanya tak tersinggung... khan ada baiknya juga ktia ramah terhadap lingkungan dan Orang-orang disekitar kita. Good artikel...

    BalasHapus
  2. ya sebenarnya seh gapapa kalau banyak nanya.kan ga semua orang itu pintar n cepat mengerti.ya yg penting harus sabar ajah dan bisa mengakomodasi setiap orang. begitu ajah.

    btw numpang link blog aq bentar ya. :-)

    my_blog

    BalasHapus
  3. Salah satu link favorit saya buat menjawab pertanyaan bodoh adalah http://lmgtfy.com/

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Tapi kadang bukan karena malas tapi bener-2 ga ngerti, saya dulu juga begitu . . . mo baca manual baca tutorial suka bingung setengah mati. Jadi ketika nanya di forum/milis bisa agak ngerti.

    "Enaknya" OS tetangga itu adalah kalau ada masalah tinggal suruh orang perbaiki, kalau di Linux sering kali harus atasi sendiri. Itu bisa positif juga bisa negatif.

    Anyway "mental" bertanya tidak hanya terjadi di Indonesia tapi dimana-mana juga begitu makanya kita mengenal istilah RTFM tapi sering The manual really suck for non-techie. Saya suka baca manual atau info terus terang seringan ga ngertinya hehehehehehehehe. . .

    oya kadang saya nanya karena saya takut, enakan tanya ma orang yang pernah ngelakuin daripada percaya ma tutorial, hanya masalah percaya saja

    just my 2 cents ;)

    BalasHapus
  6. ada kalanya, bertanya sebelum mencari ke google adalah suatu cara tuk bisa menjalin hubungan persahabatan jadi lebih baik :) terkadang sering juga aku menemukan orang yg justru lebih senang tuk membiarkan temen nya bertanya ke mesin pencari dari pada merepotkan dia, bagi ku pribadi lebih baek menjawab pertanyaan itu secara langsung dari pada mengarahkan ke mesin pencari, karena nanti nya justru akan menambah wawasan kita sendiri dan berbagi ilmu dengan ikhlas :)

    BalasHapus
  7. Malu bertanya sesat di jalan.... Banyak tanya nya... Kapan nyampenya???

    Btw, saya tanya Google: Apakah saya akan menjadi orang terkenal dan apakah saya benar benar tampan?

    Tapi si google kayaknya ga dapet menemukan jawabannya yang pas.

    BalasHapus
  8. gunakanlah logika anda kalau bertanya.google itu adalah mesin pencari, bukan seseorang. yang ada di google itu adalah koleksi website berdasarkan query yang anda masukkan di kotak search, kemudian google akan membuka database-nya dan mencocokan yang sesuai dengan query yang anda masukkan.

    jangan banyak tanya itu bukan berarti gak boleh nanya khan? artinya, jangan ngeyel nanya "apa sih itu ubuntu?" misalnya. GOOGLING! Read the Fucking Manual dood!

    BalasHapus
  9. Maka dari itu saya tanya ke manusia....

    BalasHapus
  10. ah sudahlah, anda masih gak ngerti dengan maksud saya...

    BalasHapus
  11. wirama-andryan, people of this month in BBC mailing list. plok plok

    BalasHapus
  12. Mampir langsung ikut nimbrung... :D
    Lucu juga ya dengan komen Andryan "Btw, saya tanya Google: Apakah saya akan menjadi orang terkenal dan apakah saya benar benar tampan?"
    Maksudnya gemana ya?????
    Sama aja dengan kalo saya duduk di atas motor lalu saya nanya ke motor.. mau kemana ya kita sekarang???? lha.. itu khan motor alias mesin.. ya gag ngejawab apa yang kita mau donk.... Nah kalo dikendarai dan tanya ke drivernya.. baru cocok nanyanya seperti itu...
    heheheh....
    Just sekedar komen, sorry kalo gag nyambung...

    BalasHapus
  13. makanya dia gak ngerti dengan maksud yang saya tuliskan =D

    BalasHapus