Rabu, 30 Desember 2009

Test: Kompatibilitas Dokumen ODT antara MSO 2010 Beta dengan OpenOffice.org 3.2 RC

OK, sesuai dengan janji saya sebelumnya, saya akan melakukan tes terhadap kompatibilitas antara dokumen ODT (OpenDocument Text) yang dibuat dengan aplikasi MSO 2010 Beta dengan OpenOffice.org 3.2 RC jika format tersebut dibuka dengan aplikasi yang berlawanan (File dari MSO dibuka di OOo dan sebaliknya).

Apa tujuan dari tes ini? Tentunya adalah menjawab pertanyaan besar bagi para pengguna aplikasi perkantoran (terhadap OpenOffice.org) dengan dukungan terhadap ODF secara default pada MSO 2010 (dan juga MSO 2007 SP2), apakah dokumen yang dihasilkan bisa saling kompatibel satu sama lain (dengan format yang utuh). Sehingga, nantinya pertukaran dokumen antar aplikasi dengan format ODF akan lebih mudah.

Sebelum dimulai tes, saya punya hipotesa mengenai hasil tes ini. Yaitu hasilnya akan sangat kompatibel dengan format yang benar-benar pas. Mengapa? Karena spesifikasi ODF yang 100% terbuka, sehingga siapa saja bisa membuat implementasi yang 100% sama dengan aplikasi mereka. Berbeda dengan format yang tidak terbuka atau setengah terbuka, yang cenderung akan terkena masalah kompatibilitas jika dibuka pada antar aplikasi.

Langkah Tes
Langkah tes akan dilakukan dalam dua tahap. Pertama adalah pengetesan penulisan dokumen ODF di Microsoft Office 2010 Beta kemudian dibaca melalui aplikasi OpenOffice.org 3.2. Tahap kedua adalah tahap sebaliknya, yaitu penulisan dokumen di OpenOffice.org 3.2 kemudian dibuka melalui aplikasi Microsoft Office 2010 Beta

Pembuatan dokumen yang dites
Pembuatan dokumen yang akan dites (kontrol) menggunakan standar yang saya buat sebagai berikut :
  • Halaman pertama: Penulisan teks mulai dari Heading 1, Heading 2 hingga teks biasa.
  • Halaman kedua: Pembuatan Bullet dan numbering dengan level tertentu yang dibuat sedemikian rupa (masalah kompatibilitas OOo dengan MSO sering muncul disini)
  • Halaman ketiga: Penulisan paragraph dengan pengaturan indentasi dan tabulasi tertentu.
  • Halaman keempat: Penggambaran berbagai autoshape dan embed berbagai gambar
  • Halaman lima: Pemanfaatan equation editor / fungsi matematika.
Jika ada tes yang kurang, silahkan kasi saran ke saya, biar nanti saya buatkan test revisi kedua :D Isi tes akan saya buat secara ngasal, namun seragam di seluruh dokumen :P

Oh iya, dokumen hasil tes bisa dibuka disini, biar anda bisa mengetahui kontrol dari test yang saya lakukan serta agar anda bisa mencobanya sendiri (gunakan OS Windows agar MSO 2010 beta bisa digunakan) :
Hasil Test membaca dokumen OOo pada MSO
Saya tes dengan cara sederhana, membandingkan kedua jendela antara dibuka dengan program OOo dengan MSO..

KETERANGAN: Jendela di kiri adalah OOo sedangkan di kanan MSO.

Pada halama pertama, 98% sudah benar hasilnya. Namun ada satu kejanggalan, pada tulisan "Bling..bling..bling" yang diberi efek Shadow pada OOo berwarna putih, di MSO tulisan itu berwarna hitam (Efek shadow tetap melekat). Yang lainnya sudah sesuai. Saya rasa disini perlu ada perbaikan.



Pada halaman kedua, kejadian aneh banyak muncul. Saya sengaja membuat bullet dengan posisi yang ke kiri ke kanan gak karuan di OOo, nah pas dibuka di MSO, semua bullet terlihat di posisi yang rata. Disini masih ada kendala yang signifikan menurut saya.


Pada halaman ketiga, OK saya rasa gak masalah cuman paragraph doang. 100% sudah bisa persis hasilnya.



Halaman keempat? Waduh ada kasus besar yaitu shape atau bentukan tidak mau serasi dengan teks di belakangnya (yang LALALALALALA) itu. Selain itu, jika bentuk menggunakan warna default pada OOo (biru muda), maka di MSO akan terlihat putih transparan.



Halaman terakhir, okay 98% berhasil, karena bracket pada angka 5/6 tidak terlihat di MSO. Walaupun saya rada males nulis rumus dengan OpenOffice.org Math. Agak ribet kalau belum terbiasa.



Hasil Test membaca dokumen MSO pada OOo




KETERANGAN:
Jendela di kiri merupakan MSO sedangkan di kanan adalah OOo

Wah parah. Saya pertama ngetik dengan berbagai format Bold, Italic Strike Heading 1 dan berbagai macam format lainnya, hampir semuanya lenyap setelah saya menyimpan dokumen MSO saya dengan ODT. Alhasil, dipastikan semuanya kacau.

Walau anda melihat di OOO dengan MSO sama, tapi jujur saya tidak membuat dokumen seperti apa yang anda buka di MSO sekarang. Dokumennya warna-warni tiba-tiba berubah menjadi ngeplain.

Halaman satu, test ini tentu gagal total, karena alasan diatas.



Pada Halaman kedua, OK tata letak bullet yang acak bisa berhasil 100% persis. Namun tetap, bold di judul hilang. Jadi masalah formatting masih memiliki kendala.



Selanjutnya pada Halaman ketiga, paragraph berhasil serasi 100%, namun formattingnya jadi plain kembali alias tidak ada formatting yang diterapkan.



Halaman keempat kacau balau sesuai dengan kelemahan MSO yang saya katakan sebelumnya.



Halaman lima berhasil jalan dengan agak sempurna, namun tanda kurung pada rumus teorema binomial itu terkesan agak aneh.



Kesimpulan
Kesimpulannya adalah bahwa hipotesis yang saya katakan di atas benar-benar salah. Ternyata masih ada saja masalah formatting dan lain sebagainya. Padahal di bagian ini saya akan menuntun anda untuk menggunakan format ODT sebagai format default jika menggunakan Microsoft Office 2010. Namun gak jadi deh, masih banyak masalah perlu dibenahi baik oleh Microsoft, OpenOffice.org maupun standar ODF itu sendiri.

2 komentar:

  1. Itu setelan OOorg-nya default? Di setelan load and convert OOorg make opsi seperti apa?

    Wira, saya dulu pernah mencoba kompatibilitas OOorg Writer vs MS Word 2007. Dulu pemakaian style akan lenyap jika berkas disimpan dulu di salah satunya, lalu dibuka kembali di tiap peranti office tersebut. :)

    Jadi jika memang harus mirip, terpaksa berbentuk pdf. Jika harus diedit lagi, sebaiknya hindari pemakaian format atau style berlebihan.

    Saya unduh dulu berkas cobanya ya. Makasi Wira. :)

    BalasHapus
  2. itu setting default mas dani..

    tapi style lenyap itu terjadi kalau memakai MSO terus disimpan ke ODF..

    BalasHapus