Kamis, 24 September 2009

PETISI OPEN SOURCE (BY : MUHAMMAD AFIF) [UPDATED]

Tulisan ini dibuat oleh mas Muhammad Afif dari komunitas Ubuntu Semarang, semoga ini bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah kita :-)



PASAL 1
Barang siapa telah memakai Open Source terlebih BlankOn, Pinux, IGOS Nusantara dan yang lain lain sebagai sistem operasi di komputernya, maka ia adalah orang yang cinta tanah air dan berjuang memajukan Negara Indonesia. Sebaliknya jika memakai sistem operasi bajakan maka ia adalah orang yang hanya ingin mendapatkan kemudahan demi menghalalkan segala cara.

Ayat 1
Perhatikan, beberapa produk open source ada yang berbayar seperti Red Hat dan SUSE Linux, dan berbagai produk tersebut dilarang keras untuk digandakan tanpa izin.

PASAL 2
Menggandakan Open Source adalah suatu anjuran yang baik, sedangkan menggandakan propietary software tanpa izin adalah dilarang keras tercantum jelas di UU HKI dan Fatwa MUI.

Ayat 1
Hukum menggandakan Open Source dianjurkan. jika dihitung-hitung dari meringankan beban negara, kemandirian pengguna, hingga saling beramal kepada sesama.
Ayat 2
Hukum menggandakan Propietary Software tanpa izin dilarang keras, karena
termasuk perbuatan curang, coba merujuk dengan UU HKI dan Fatwa MUI

PASAL 3
Selama menggunakan Open Source belajar merupakan suatu hal yang tidak akan lepas. karena, setiap manusia tidak akan menghindari kodratnya untuk belajar dengan hal baru. Sedangkan, Menggunakan Propietary Software anda akan terus didikte oleh kebiasaan lama, sehingga otak anda akan merasa malas untuk berubah.

Ayat 1
Perhatikan gerak gerik komunitas pengguna open source di kawasan anda demi mendapatkan hasil yang cepat dalam pembelajaran

PASAL 4
Dalam memakai Open Source uang anda akan habis dalam sekejap untuk membeli ribuan paket aplikasi yang dapat diinstall sesuai kebutuhan dalam bentuk kepingan DVD, sedangkan memakai propietary software uang anda akan mengalir "deras" ke Luar Negeri.

Ayat 1
Hati-hati dalam penginstallan, semua aplikasi jika diinstal akan mengalami konflik.


PASAL 5
Dalam memakai Open Source, anda akan terus diawasi oleh kelompok pengguna linux. Sedangkan dalam memakai propietary software yang tidak legal, anda akan diawasi "beberapa saat" oleh polisi.

Ayat 1
Jika Polisi sudah benar benar bersih, maka anda akan diawasi secara terus menerus.

tertanda.


pengguna Open Source

tulisan ini hanyalah tulisan bodoh saja berdasarkan
opini bersudut pandang anak remaja
Tulisan ini dibuat untuk menyukseskan perkembangan Open Source di Indonesia, agar Indonesia handal dalam teknologi dan santun dalam etika penggunaan teknologi.

1 komentar:

  1. betul tu pak..hidup GOS..mari jadikan indonesia Go Open Source..:D
    salam GOS..:D

    BalasHapus