Senin, 13 Juli 2009

BELAJAR BAHASA BALI DENGAN MUDAH DAN CEPAT [1]

OK para blogger semua yang berniat untuk ke Bali, melalui post ini saya akan memberikan howto untuk berbahasa Bali. Jika anda sudah biasa dengan Bahasa Bali, Bahasa Sunda, Bahasa Melayu atau Bahasa Lombok, mempelajari Bahasa Bali tidaklah sulit karena kosakatanya hampir-hampir mirip. Keuntungan dari bisa berbahasa Bali adalah : 1) Anda bisa akrab dengan orang-orang di Bali, 2) Anda bisa mudah berkomunikasi dengan orang Bali dan 3) Anda akan mendapatkan harga murah jika berbelanja di toko-toko karena anda dianggap orang lokal. Sebelum mengetahui bahasa Bali lebih lanjut, anda disarankan untuk pernah mendengar bagaimana "logat" atau dialek orang Bali berbicara. Silahkan mencoba mendengarkan teman anda yang asli Bali atau sering-seringlah menonton acara republik impian di tvone, karena salah satu mentrinya menggunakan dialek Bali. Tingkatan Bahasa Hampir sama dengan bahasa daerah lainnya, Bahasa Bali mempunyai tingkatan bahasa berdasarkan siapa yang kita ajak ngobrol. Secara teoritis ada istilah ASI, AMI, ASO, BK, AMA, dll. Tapi agar anda lebih mudah untuk mempelajarinya, saya akan bagi menjadi tiga bagian, yaitu : Bahasa kasar, Bahasa halus, dan Bahasa sangat halus. Ada sedikit trivia dengan Bahasa Bali. Beberapa kosakata di Jawa di alus, bisa dianggap kasar jika digunakan di Bali. Contohnya, dhahar (makan) yang halus di Jawa dianggap kasar di Bali. Subjek Berikut adalah daftar subjek seseorang dan sesuatu dalam bahasa Bali. Perlu diingat disini, pengucapan kata dalam bahasa bali jika dalam dua suku kata, dan suku terakhir berhuruf vokal "a", maka dibaca "e" mati. Misalnya, raga dibaca rage : Kasar
  • Cang/Icang/Raga = Saya
  • Ci/Nyi/Cai/Nyai/Iya = Kamu
Halus :
  • Tyang/Tityang = Saya
  • Ragane, jrone, idane, druwene = Anda
Untuk menyatakan "kami", saya juga bingung bahasa yang tepat, biasanya dikatakan "I raga". Sementara untuk bahasa halus anda, umumnya yang digunakan adalah druwene karena "agak" halus. OK, sampai disini dulu sedikit pengenalan tentang bahasa bali. Kapan-kapan akan saya lanjutkan. Suksma sampun ngewacen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar