Kamis, 05 Februari 2009

SIBUKNYA MENGERJAKAN BUKU PANDUAN BLANKON 5.0

Pertama-tama, saya tidak mengetahui tentang adanya Tantangan BlankOn 2009 yang diselenggarakan oleh YPLI dengan sponsor dari Yayasan Airputih. Saya diberitahu oleh teman saya Ahmad Haris untuk mengikuti tantangan ini. Saya pun mengajak kakak kelas bernama Alit Sudarsana membentuk tim Ekasma (sesuai dengan singkatan dari nama sekolah kami, SMAN 1 Semarapura) untuk ikut mengambil tantangan membuat buku panduan BlankOn 5.0. Akhirnya, tim kami berhasil dipilih untuk mengerjakan tantangan ini setelah proses seleksi yang cukup ketat. Kami pun membagi tugas untuk mengerjakan buku panduan dengan skema fifty-fifty, Saya mengerjakan 50% dari setiap bab dan sisanya lagi 50% dikerjakan oleh Alit Sudarsana. Tak disangka, ternyata pembuatan bab per bab lebih cepat daripada yang ada di jadwal yang kami buat. Mungkin karena kami memang memiliki bakat menulis yang baik dan lancar. Kami pun memiliki waktu luang yang lebih banyak untuk membuat buku lebih baik. Pada saat posting ini ditulis, kami telah mengerjakan Bab I - Bab VII dari proposal. Bab I dan Bab V karena berbagai alasan dibuat 100% oleh saya. Sementara Alit masih menunggak untuk mengerjakan Bab VI tentang perambah berkas serta Bab VII tentang aplikasi perkantoran karena dia sangat sibuk dengan tugas sekolahnya yang sangat padat. Tapi tidak apa-apa, waktu luang kami masih banyak sekali. Screenshoot pada buku tidak kami pasang karena masih menunggu artwork terakhir dan final dari BlankOn 5.0 Nanggar. Hal ini untuk menjaga agar buku sesuai dengan tampilan dari BlankOn 5.0. Kami memiliki kesulitan pada saat membuat pembahasan tentang setting scanner, modem 3G/HSDPA serta bluetooth karena kami tidak memilikinya sehingga tidak bisa mendapatkan screenshootnya (walaupun artwork final belum dirilis). Selain itu, kami juga memiliki kesulitan untuk menempatkan pembahasan tentang penggunaan BlankOn dalam rumah, kantor dan sekolah agar tidak rancu dan runtun. Semoga ada para komunitas yang ingin membantu kami agar bisa membuat buku lebih sempurna. Walaupun tengah sibuk membuat buku, kami masih menyempatkan diri untuk belajar dan mengikuti ekstrakulikuler di sekolah walaupun waktunya sangat mepet. Saya belajar pada malam hari mulai jam 9 malam sampai jam 11 malam (maksimal) dan pagi mulai jam 5 sampai jam 6 (kadang sempat, kadang tidak). Sementara jam belajar Alit, saya kurang tahu (silahkan tanyakan pada orangnya langsung). Saya masih sibuk mengikuti ekstrakulikuler KIR, Olimpiade Informatika/Komputer, Pesantian (semacam karawitan kalau di Jawa) serta Permainan Contract Bridge, sementara Alit sibuk mengikuti ekstrakulikuler PMR, KSPAN dan Merpati Putih. Doakan kami semoga tugas kami sukses.

3 komentar:

  1. Wah adik kelas sekarang hebat-hebat. Maju trus majukan Ekasma-Klungkung-Bali-Indonesia.

    BalasHapus
  2. vxsdkljcfhsdlzhcnldzxmfhlsadhfdsfasfasdfsafsafasfsafsadfjkwaerhkjwhrwehrjwekjhrkejhrkjehrkehrjwehrhwlehrlqwkerjkewjrlwekjrlwkejrlkwelkrjwekjrlkewjrlkwejrlkewjrlewkjrlwekjrlewkjrlwekjrlewkjrlewkjrlwkejrlwekjrlwekjrlwejrewjrlewkjrlewjrlekjrlwejrlwekjrlwekjrlekjrlewkjrlwejrlwerewugryieuyr4wiuyeriowehrksdhfkjdhifuewyiuyrehfkdasfklsharoeriquwerhldsnflsdhfoweyroqwehrlasndflehfourfeojhn;d.///////................BANGKEEEEEEEE

    BalasHapus