Sabtu, 03 Januari 2009

INTEL : LINUX FRIENDLY

Label ini patut saya berikan kepada Intel, sebuah perusahaan manufaktur mikroprosesor dan hardware komputer. Bagaimana tidak? Hardware berlabel Intel pasti bisa berjalan lancar di sistem operasi GNU/Linux tanpa ada masalah.

Hal ini terkait dengan komitmen dari perusahaan Intel yang tinggi dengan Open Source. Intel merilis berbagai driver hardwarenya ke komunitas Open Source sehingga para komunitas Open Source bisa mengintregasikannya ke kernel Linux secara bebas. Sehingga, hardware berlabel Intel bisa berjalan di Linux. Hardware yang bisa berjalan dengan lancar mulai dari Sound Card sampai Network Card. Bahkan driver VGA dari Intel sudah mendukung akselerasi 3D secara penuh.

Sayangnya, ini tidak diikuti oleh perusahaan manufaktur chipset lainnya seperi SIS dan VIA. Mereka yang menginstal Linux di komputer bechipset SIS dan VIA masih memiliki masalah, seperti dukungan ACPI bahkan sampai dukungan VGA yang masih agak pas – pasan. Walaupun begitu, hal ini hanyalah masalah waktu saja. Suatu saat, mungkin dukungan dari kedua chipset ini terhadap Linux bisa lebih tinggi dan bisa menyaingi Intel.

Untuk saat ini, jika anda tidak ingin pusing – pusing masalah kompatibilitas saat menggunakan Linux, gunakanlah komputer berchipset Intel. Khususnya untuk Notebook, saya tidak menjamin bahwa notebook anda 100% didukung oleh Linux jika sudah menggunakan chipset Intel, ada beberapa hardware peripheral berlabel non-intel yang kadang tidak berfungsi karena belum adanya dukungan driver seperti Webcam, Bluetooth Adapter, Fingerprint Reader, dsb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar