Sabtu, 15 November 2008

MEMBUAT JARINGAN AD-HOC DENGAN UBUNTU 8.10

Anda ingin koneksi dengan notebook teman anda, namun anda tidak memiliki jaringan Bluetooth, Kabel LAN, atau Access Point. Nah, walaupun anda hanya bermodalkan WLAN saja, anda bisa tetap berhubungan dengan notebook teman dekat anda dengan memanfaatkan konsep jaringan Ad-Hoc.

Jaringan Ad-Hoc memungkinkan WLAN pada notebook / komputer anda menjadi sebuah Access Point yang bisa diakses oleh teman di sekitar anda. Jadi, anda bisa tetapi berhubungan dengan notebook / komputer teman yang memiliki WLAN walaupun tanpa Access Point sungguhan.

Jumlah teman yang bisa melakukan koneksi ke notebook / komputer anda tidak terbatas. Namun, untuk menjaga performa, disarankan untuk memberikan koneksi hanya kepada dua komputer di sekitar anda. Setiap komputer baru yang tersambung ke jaringan Ad-Hoc komputer anda akan mengurangi performa jaringan secara signifikan.

Untuk membuat jaringan Ad-Hoc, anda bisa melakukan hal yang sangat mudah sekali. Anda bisa memanfaatkan aplikasi Network Manager terbaru yang terdapat pada Ubuntu 8.10. Berikut adalah langkah – langkahnya :

  1. Buka Network Manager melalui menu System | Preferences | Network Configuration

  2. Klik tab Wireless

  3. Klik tombol Add untuk menambahkan jaringan WLAN baru

  4. Pada Connection Name, beri nama koneksi dari koneksi Wireless yang anda buat. Setelah itu, pada SSID, beri Nama Jaringan yang anda buat. Nama jaringan inilah yang akan dilihat oleh komputer client pada daftar jaringannya. Ingat juga untuk memilih Ad-Hoc pada bagian Mode.

  5. Jika anda ingin menambahkan password pada jaringan anda, anda bisa klik pada tab Wireless Security dan memilih jenis keamanan beserta password / kuncinya.

  6. Pada tab Ipv4 Settings, berikan metode Manual untuk pemberian nomor IP. Lalu klik Add pada bagian Address dan berikan nomor IP dengan akhiran angka “1” (Misalnya, 192.168.0.1). Berikan juga angka Netmask “24” serta Gateway yang sama dengan nomor IP. Setelah itu, Klik tombol OK.

  7. Pada panel notification area (secara default ada di panel bagian atas), klik pada lambang dua komputer, lalu pilih menu “Connect to hidden wireless network...”

  8. Pada bagian Connection, pilih nama koneksi yang baru anda buat. Lalu klik tombol Connect.

  9. Tunggu sampai muncul pesan Connection Estabilished. Setelah muncul pesan tersebut, komputer client anda sudah bisa melakukan koneksi ke jaringan Ad-Hoc. Namun sebelum melakukan koneksi, aturlah nomor IP client dengan nomor awalan yang sesuai dengan pemilik jaringan Ad-Hoc (Misalnya 192.168.0.2, 192.168.0.3 dan seterusnya) dengan gateway yang sesuai dengan nomor IP pemilik jaringan Ad-Hoc. Jika ingin agar client tidak perlu menyetel nomor IP, anda bisa menghidupkan server DHCP. Mengenai DHCP, akan dibahas pada artikel yang akan datang.

Selamat ber Ad-Hoc ria!!

INGAT : Anda tidak bisa menggunakan adapter WLAN yang dijadikan Ad-Hoc untuk melakukan koneksi ke jaringan WLAN lainnya (Misalnya Hotspot)

5 komentar:

  1. INGAT : Anda tidak bisa menggunakan adapter WLAN yang dijadikan Ad-Hoc untuk melakukan koneksi ke jaringan WLAN lainnya (Misalnya Hotspot)

    jadi klo dari laptop ke laptop ga bisa ya?

    BalasHapus
  2. bisa koq....
    maksudku begini loch...

    kalo misalnya mas/mbak sudah konek ke jaringan ad-hoc dengan sebuah wlan adapter, maka wlan adapter itu tidak bisa digunakan untuk konek ke tempat lainnya (misalnya access point atau hotspot)....

    jadi, kalo mau hotspotan ama ad-hoc sekaligus, ya harus pake 2 wlan....

    BalasHapus
  3. td sempet liat sebentar kekuatan jaringannya, kok ga ada ya sinyalnya..??
    apa harus dikonekin 22nya baru kekuatan sinyalnya penuh??

    BalasHapus
  4. hehe emank gitu....
    coba aja ping ke ip komputer yang konek, mau gak???

    kalo berhasil good luck.....:d:d:d

    BalasHapus
  5. wokeh ntar tak coba.. nunggu laptop temen dl bwt praktek.. skalian nggabungin adhoc ma ics nya.. Sep..Trims..

    BalasHapus