Sabtu, 13 September 2008

MEMBANGUN DNS NAME SERVER LOKAL

Pada saat anda mengakses suatu alamat website, misalnya www.ictklungkung.net. Anda sebenarnya berkomunikasi dengan nomor IP dari server website tersebut, yaitu 118.98.172.154. Penggunaan nama untuk berkomunikasi dengan suatu IP disebut dengan DNS (Domain Name System).

Agar komputer bisa mengetahui IP dari nama yang dimaksud, komputer tersebut harus berkomunikasi dengan server yang memiliki library dari nama domain beserta nomor IP nya. Server tersebut disebut dengan Name Server. Anda bisa membangun Name Server sendiri, yang akan mengalihkan setiap permintaan domain ke server – server DNS besar. Jadi, para pengakses Internet tidak perlu lagi mengakses secara langsung Name Server besar tersebut. Di Linux, anda bisa menggunakan software bernama BIND.

Di Debian, anda bisa menginstall paket bernama “bind9” melalui APT. Berikut adalah perintahnya (Jalankan dalam mode root / super user) :

# apt-get install bind9

Setelah paket Bind9 terinstall dan service-nya berhasil dijalankan, anda tinggal mengalihkan name server yang anda set di client ke komputer yang sudah terinstall Bind9. Karena di Debian, konfigurasi Bind9 sudah diatur khusus untuk menjadi Name Server tanpa perlu anda set lagi. Mengenai caranya, anda bisa lihat kembali artikel sebelumnya yang berjudul “Setting Jaringan melalui Console”.

NB. Pastikan Name Server terhubung dengan koneksi Internet

2 komentar:

  1. apa bind9 sudah ada pada debian?

    apa harus download dl baru di install???

    BalasHapus
  2. udah ada di cd/dvd nya debian....
    coba aja lihat di synaptic....

    BalasHapus