Kamis, 31 Juli 2008

MEMBUAT SERVER SAMBA BISA DIAKSES SIAPA SAJA

Secara default, Server SAMBA yang terinstall di Debian di-set agar para pengaksesnya harus memasukkan user dan passwordnya terlebih dahulu. Maksud dari hal ini tiada lain adalah untuk alasan keamanan.

Namun, jika anda tidak menginginkan keamanan yang lebih dan melakukan sharing file tanpa terkoneksi ke internet, anda bisa membuat SAMBA server bisa diakses oleh siapa saja (guest) agar sharing file tidak terlalu ribet. Berikut adalah caranya :

  1. Buka terminal, masuk ke dalam mode root.
    $ su
    Password:
    # _

  2. Buka file “/etc/samba/smb.conf”. Misalnya menggunakan editor NANO.
    # nano /etc/samba/smb.conf

  3. Cari baris yang berisi “; security = user”. Hilangkan tanda semicolon (;) dan ubah “user” menjadi “share”. Lalu simpan file tersebut. Jika anda menggunakan NANO, anda bisa tekan Ctrl + X, lalu tekan Y dan terakhir tekan enter.

  4. Sekarang, restart server SAMBA dengen perintah :
    # /etc/init.d/samba restart
    Setelah server di-restart, anda bisa mencoba mengakses server misalnya menggunakan Network Places pada Windows Xp.

TIP : Pastikan hak akses folder yang di-share diubah menjadi 777 (Semua user bisa membaca, menulis dan mengeksekusi) agar folder bisa ditulis oleh client.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar