Jumat, 11 Juli 2008

APLIKASI PERKANTORAN DI LINUX

Tidak hanya di Windows. Di Linux, anda juga bisa melakukan produktivitas sehari – hari ala perkantoran seperti pengetikan, mengolah data, presentasi, menggambar, dll. Apalagi, kebanyakan aplikasi perkantoran yang ada di Linux tersebut tersedia secara gratis dan bebas digunakan. Jadi, anda tidak perlu membayar royalti kepada pembuat software apalagi kena sweeping pihak kepolisian karena masalah pembajakan.

Masalah pembajakan sangat penting. Karena jangan katakan pada Sekolah Dasar, pada pra-Sekolah Dasar pun kita sudah diajari komputer dengan aplikasi proprietary seperti Microsoft Office atau Microsoft Windows. Jadi, mereka sudah merasa nyaman menggunakan software tersebut dan membuat ketergantungan dalam menggunakan software tersebut. Jadi, mereka hanya punya prinsip kalau membajak itu sah-sah saja.

Walaupun Kurikulum sekolah saat ini tidak mengharuskan pihak sekolah menggunakan aplikasi proprietary, tetapi masalah tetap muncul. Karena walaupun guru bisa mengajarkan aplikasi Open Source, tetapi pihak pembuat buku atau LKS tidak mau berkompromi.

Nah, terlepas dari masalah di atas. Pada artikel ini saya akan membahas satu per satu paket aplikasi Office yang ada di Linux yang bersifat Free dan Open Source. Berikut adalah aplikasi yang ada beserta penjelasannya :

OpenOffice.org (www.openoffice.org)

OpenOffice.org merupakan paket aplikasi Office yang dikembangkan oleh Sun Micrososystems, inc. dengan berkolaborasi bersama komunitas. Paket Office ini merupakan versi Open Source dari StarOffice. Jadi, nama beserta fiturnya mungkin hampir sama.

Versi terakhir dari OpenOffice.org saat ini adalah versi 2.x. Paket aplikasi ini terdiri dari :

  • OpenOffice.org Writer (Pengolah Kata)

  • OpenOffice.org Calc (Pengolah Spreadsheet)

  • OpenOffice.org Impress (Pengolah Presentasi)

  • OpenOffice.org Draw (Pengolah Gambar berbasis Vektor.

  • OpenOffice.org Math (Pengolah rumus Matematika)

  • OpenOffice.org Base (Pengolah Basis Data)

OpenOffice.org juga memiliki fitur yang hampir sama seperti Microsoft Office. Dan juga, file dari Microsoft Office juga bisa dibaca / diedit menggunakan OpenOffice.org. Anda juga bisa menyimpan file yang dibuat di OpenOffice.org dengan format dari Microsoft Office atau format office lainnya. Defaultnya, OpenOffice.org menggunakan format OpenDocument yang sudah diakui secara Internasional. Intregasi antar komponen juga baik karena OpenOffice.org sebenarnya merupakan program tunggal.

Aplikasi ini tersedia untuk banyak platform. Seperti Windows, Linux, Mac, Solaris, BSD, dll. Jadi, untuk berpindah dari satu platform ke platform lainnya, tidak perlu ganti aplikasi dan tidak perlu mengubah kebiasaan anda menggunakan aplikasi Office.

GNOME Office (www.gnome.org)

GNOME Office merupakan paket aplikasi perkantoran berbasis GTK dan desktop GNOME. Paket aplikasi perkantoran yang satu ini sangat ringan digunakan dibandingkan dengan OpenOffice.org. GNOME Office terdiri dari :

  • Abiword Word Processor

  • Gnumeric Spreadsheet

  • Planner Project Management

  • Dia Diagram

  • GIMP Image Editor

  • Inkscape SVG Vector Ilustrator

Namun, komponen – komponen dari paket office tersebut tidak bisa saling terintregasi satu sama lain karena memang aplikasi tersebut dibuat terpisah.

Aplikasi di atas tersedia untuk versi Windows, Linux, atau Mac namun dalam bentuk terpisah satu sama lain.

Koffice (www.koffice.org)

Koffice merupakan paket aplikasi perkantoran lengkap nan ringan berbasis KDE. Paket aplikasi ini sangat lengkap jika dibandingkan dengan paket aplikasi perkantoran lainnya. Koffice terdiri dari :

  • Kword Word Processing

  • Kspread Spreadsheets

  • Kpresenter Slide Presentation

  • Kexi database Creator

  • Kivio Flowcart and Diagram Editing

  • Kplato Project Management

  • Karbon SVG Vector Illustrator

  • Kformula Formula Editor

Tidak seperti GNOME Office, paket aplikasi di atas walaupun terpisah tetapi bisa saling berintregasi. Dukungan formatnya juga sudah lengkap dan saat ini telah mendukung format dari Microsoft Office serta OpenDocument.

Baik, itu saja paket Office berlisensi Open Source yang ada di Linux. Nantikan artikel saya selanjutnya yang membahas tip dan trik mengenai penggunaan paket Office tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar