Senin, 30 Juni 2008

MENGUBAH MENU DEFAULT PADA GRUB

Secara default, GRUB anda telah di konfigurasi agar sistem operasi Debian/Ubuntu dibuka secara otomatis jika anda tidak melakukan memilih OS lainnya dalam selang waktu tertentu.

Nah, jika anda ingin agar GRUB memilih sistem operasi selain Debian/Ubuntu agar dibuka secara otomatis misalnya Windows atau Distro Linux lainnya, anda bisa mengikuti tip mudah di bawah ini :

  1. Ingat kembali urutan menu GRUB yang muncul setelah BIOS di inisiasi. Lalu ingat urutan dari item tersebut.

  2. Jika sudah, buka sistem operasi tempat anda menyimpan konfigurasi GRUB tersebut (Distro Linux terakhir yang anda install dengan GRUB-nya).

  3. Buka terminal atau real console dengan mode root. Lalu edit file /boot/grub/menu.lst menggunakan editor seperti nano, vim, gedit, dsb. Cari bagian seperti berikut pada file tersebut :
    default 0

  4. Lalu, ubah angka yang dicetak tebal sesuai dengan urutan menu yang akan dijadikan default. Diawali dengan angka 0 untuk pilihan paling atas, dan seterusnya.

  5. Jika sudah anda bisa menyimpan file tersebut. Jika anda menggunakan NANO, anda bisa menekan tombol Ctrl + X, Y, Enter.

  6. Anda bisa melihat hasil konfigurasi dengan melakukan reboot terhadap sistem operasi anda. Jika pilihan default berada pada OS yang anda inginkan, maka Good Luck!

TIP : Anda bisa mengatur lamanya selang waktu untuk memilih OS yang dijadikan default dengan mengedit bagian timeout pada /boot/grub/menu.lst seperti berikut :
timeout
5
Ubah angka yang dicetak tebal dengan lamanya waktu yang anda inginkan dalam detik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar