Kamis, 27 Maret 2014

OMG PLIZ SEE MY NEW WEB

http://wirama.web.id

If you dare to see my old post here, get yourself a plastic bag to prepare in case if you vomiting/puking (68% people who see my old post will get it).


Jumat, 25 Januari 2013

Pengenalan dan Pemasangan Pustaka Pemrograman Permainan (Game Programming) 2D Allegro 5

Walaupun berbagai jenis permainan tiga dimensi (3D) sudah merambah dengan berbagai jenis perangkat keras canggih untuk mendukung segala kemampuannya, namun bukan berarti permainan dua dimensi (2D) sudah layak untuk ditinggalkan. Buktinya, permainan 2D masih diminati oleh banyak kalangan karena sifatnya yang sederhana, ringan dan mudah untuk dibuat.

Allegro merupakan salah satu jenis pustaka (library) pembuatan permainan komputer dua dimensi (2D) untuk bahasa pemograman C/C++ yang populer untuk mengembangkan permainan dua dimensi. Selain karena sifatnya yang multiplatform, Allegro juga sangat sederhana dan mudah digunakan sehingga pengembang yang ingin mengembangkan suatu permainan 2D dengan Allegro bisa lebih fokus untuk mengembangkan seperti apa permainannya dan tidak perlu memikirkan bagaimana permainan berjalan dari level sistem.

Allegro pada awalnya dikembangkan untuk permainan 2D pada sistem operasi DOS (Disk Operating System) menggunakan kompilator Borland C++ dan DJGP. Namun pada perkembangannya, Allegro juga merambah ke berbagai jenis sistem operasi seperti Microsoft Windows, Linux dan Macintosh.

Versi terbaru dari Allegro adalah versi 5.0 yang merupakan hasil desain ulang dari Allegro versi sebelumnya dengan dukungan akselerasi grafis berbasis OpenGL atau DirectX, berbagai format media modern dan API yang lebih konsisten. Selain itu, Allegro versi terbaru ini juga mendukung platform Android yang saat ini menjadi sistem operasi ponsel pintar yang paling sukses dan banyak digunakan di seluruh dunia.
Yang tidak kalah penting dari Allegro adalah lisensinya yang bebas dan terbuka. Sehingga setiap pengembang tidak perlu membayar royalti kepada pengembang Allegro untuk mengembangkan permainan barunya. Semua bisa digunakan secara bebas, sesuai dengan semangat FOSS (Free and Open Source Software).

Kamis, 06 Desember 2012

Konfrensi BlankOn #4: "Revolusi Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia"


Setelah sukses mengadakan Konfrensi BlankOn (juga dikenal sebagai Blankonf) ke #1 di Bogor, ke #2 di Surabaya, dan ke #3 di Semarang. Kini, acara ini diadakan lagi untuk yang ke #4 di Bogor lagi (loh kok muter lagi?), tepatnya di Cimahmpar Integrated Conservation Office (CICO) di daerah Cimahpar, Kotamadya Bogor. Tempatnya lumayan rindang dan alami, karena memang merupakan kawasan konservasi buatan.

Acara ini dilaksanakan selama 3 hari 2 malam, mulai tanggal 30 November 2012 hingga 2 Desember 2012. Pada hari pertama merupakan acara registrasi peserta dan pembicara beserta penempatan akomodasi penginapan di dormitory yang sudah disediakan. Dormitory-nya benar-benar bernuansa alam, tidak ada pendingin ruangan tapi memang sejuk (modal kipas angin doang sih). Oh iya, disini tempat makan maupun penginapan antara pembicara, pengembang maupun peserta tidak dibedakan, jadi antara tiga pihak ini suasananya benar-benar akrab banget deh.

Rabu, 05 Desember 2012

Menulis program GNOME dengan mudah menggunakan Vala

Sebelum adanya bahasa pemograman Vala ini, para pengembang yang ingin mengembangkan suatu aplikasi pada lingkungan destop GNOME (menggunakan pustaka GTK+ pastinya) memiliki tiga alternatif : C, C++ dan Python. Dua bahasa pertama merupakan bahasa "asli" yang digunakan oleh GTK+, sementara Python membutuhkan bantuan pustaka tambahan bernama pyGTK untuk menuliskan aplikasi berbasis GTK+.
Logo GNOME
Tampilan destop GNOME 3

Kelebihan dan kekurangan ada di masing-masing bahasa pemograman yang dipilih oleh pengembang. Jika pengembang memilih C atau C++, program menjadi hemat memori dan cepat karena program dikompilasi langsung ke bahasa mesin namun penulisan kode yang sangat rumit. Namun jika pengembang memilih Python, penulisan kodenya sangat sederhana namun tidak hemat memori dan sumber daya karena dijalankan dibawah intepreter Python.

Sabtu, 27 Oktober 2012

Mengganti fonta sistem pada BlankOn Linux 8.0

Setelah BlankOn 8.0 terpasang di komputer, mungkin Anda merasa kebingungan entah bagaimana caranya mengganti fonta yang digunakan pada antarmuka destop Manokwari. Perlu diakui, memang tidak ada cara mudah yang disediakan secara bawaan untuk mengganti fonta antarmuka, karena fitur tersebut memang tidak ada pada upstream-nya Manokwari, GNOME 3.0.

Untuk mengganti fonta pada destop Manokwari, anda harus memasang perangkat lunak bernama GNOME Tweak Tool dengan nama paket apt:gnome-tweak-tool. Cara yang sama juga bisa dilakukan pada destop GNOME 3.0. Setelah perangkat lunak tersebut terpasang, anda bisa membuka GNOME Tweak Tool melalui menu Preferensi | Advanced Settings.

Pengaturan fonta antarmuka pada GNOME Tweak Tool
Kemudian, fonta bisa diganti pada opsi Fonts. Pengaturan fonta disini layaknya pengaturan yang ada pada GNOME versi 2.

Kamis, 25 Oktober 2012

Bermain dengan berbagai IPC yang ada di Linux

IPC (Inter-Process Communication) merupakan suatu mekanisme yang ada di sebuah sistem operasi (OS) agar antar satu proses atau program yang berjalan bisa berkomunikasi atau bertukar data dengan proses lainnya. Bayangkan bagaimana fitur saltem (salin-tempel, copy-paste) yang ada di berbagai sistem operasi modern bekerja, tentunya fitur tesebut membutuhkan koordinasi antar proses atau aplikasi agar bisa berjalan dengan baik. Tidak hanya proses antar komputer, IPC juga termasuk proses yang berjalan antar jaringan lokal atau bahkan internet. Misalnya, mengakses halaman web membutuhkan koordinasi antara proses yang berjalan di server (web server) dengan proses yang berjalan pada klien (peramban web).

Mekanisme dari IPC ada berbagai macam, diantaranya termasuk dalam standar yang disebut dengan POSIX (http://en.wikipedia.org/wiki/POSIX). Pada postingan kali ini, mari kita bermain-main dengan berbagai jenis IPC yang ada pada sistem operasi Linux. Program akan ditulis dengan bahasa C dan memanfaatkan fasilitas syscall yang disediakan.

Shared Memory

Seperti namanya, shared memory berarti bagian dar memori primer yang isinya bisa dilihat oleh berbagai proses. Cara sederhana untuk megalokasikan shared memory adalah dengan menentukan sebuah shared key yang sama antara program yang nantinya memanipulasi nilai isi dari shared memory yang dialokasikan. Ada dua fungsi syscall penting dalam proses shared memory

int shmget(key_t key, size_t size, int shmflg);
Mengalokasikan sebuah segmen shared memory baru nantinya menghasikan keluaran yaitu integer alamat identifikator dari segmen. (http://linux.die.net/man/2/shmget).

void *shmat(int shmid, const void *shmaddr, int shmflg);
Menancapkan alokasi segmen shared memory ke sebuah variabel pointer. Nantinya alamat memori yang ditunjuk oleh pointer ini yang menjadi isi dari shared memory. (http://linux.die.net/man/2/shmat)

Berikut adalah contoh programnya :
shma.c - program penulis angka integer

#include <stdio.h>
#include <sys/ipc.h>
#include <sys/shm.h>
#include <sys/stat.h>
int main(void)
{
    int sharedKey = 5000; // Pastikan nilai ini sama antara dua program
    int sharedSpaceId = shmget(sharedKey, sizeof(int), IPC_CREAT | S_IRUSR | S_IWUSR);
    int *result = (int *) shmat(sharedSpaceId, NULL, 0);
    *result = 1005; // ganti angka sesuai dengan keinginan
}

shmb.c - program pembaca angka

#include <stdio.h>
#include <sys/ipc.h>
#include <sys/shm.h>
#include <sys/stat.h>
int main(void)
{
    int sharedKey = 5000; // Pastikan nilai ini sama antara dua program
    int sharedSpaceId = shmget(sharedKey, sizeof(int), IPC_CREAT | S_IRUSR | S_IWUSR);
    int *result = (int *) shmat(sharedSpaceId, NULL, 0);
    printf("%d\n", *result);
}

to be continued...

Senin, 15 Oktober 2012

Dilema, ketika kota yang krodit berimbas pada Internetnya..

Dan sayapun mengakui saya menjadi malas untuk ngeblog gara-gara Internet saya memang agak kacau. Gak internet kampus, apalagi lewat modem gitu. Sesuai dengan padatnya kota dimana saya tempati, Surabaya.

Eh lagi satu, kok saya malah sibuk sendiri dengan berbagai hal yang menurut saya gak penting ya :D, semacam cangkruan, ngrumpi, dan hal-hal lain yang mengurangi waktu ngansos dan ngeleptopan saya yang biasanya hingga 20 jam-an. Wew~ Saya rasa saya sudah menjadi Wanita Pria Karir, ueeeenaaak...

Kamis, 06 September 2012

Dwipaksara: Proyek Pengembangan Komputerisasi Aksara Bali

Beberapa lama setelah berkontribusi di proyek Aksara Nusantara pada sistem operasi BlankOn Linux, saya memulai sebuah proyek baru yang memang dikhususkan untuk pengembangan komputerisasi Aksara Bali. Nah, proyek ini diberi nama Dwipaksara (Bahasa Sansekertha/Jawa Kuno: Dwipa = Pulau, Aksara = Huruf). 

Proyek ini diawali dari pengerjaan Program Kreativitas Mahasiswa-Karsa Cipta (PKM-KC) dari Dikti dengan judul: "Pengembangan Font dan Metode Input Aksara Bali Berbasis Unicode untuk Mempermudah Pengetikan Aksara Bali ke dalam Komputer". Proyek ini digarap menggunakan teknologi Unicode dengan pustaka rendering SIL Graphite yang bisa digunakan pada perangkat lunak LibreOffice/OpenOffice.org dan juga Mozilla Firefox terbaru (baik pada sistem operasi Windows maupun Linux). Hal ini berbeda dengan apa yang sudah saya kembangkan sebelumnya pada BlankOn Linux.

Dan PKM-KC inipun berhasil masuk PIMNAS XXV Yogyakarta, walaupun gak dapat penghargaan apa-apa :D

Saya pada saat presentasi tentang PKM-KC di PIMNAX XXV Yogyakarta

Senin, 13 Agustus 2012

[prototipe] Situs Ayo ngeLINUX: Belajar Linux dengan cara gampang

Kembali lagi bersama saya, Wiramaswara. Dan kini posisi saya adalah seorang mahasiswa. Dan seorang mahasiswa harus bisa memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat untuk kebaikan bangsa dan negara.


Nah, karena saya senang Linux dan prihatin dengan orang di sekitar saya yang kesulitan untuk belajar menggunakan Linux, saya jadi punya ide nih. Gimana kalau membuat website yang isinya konten belajar Linux step-by-step yang mudah diakses oleh pengguna melalui jaringan internet. 

Terus apa bedanya dengan belajar melalui blog, milis, form, Google, dll? Sederhana saja, mereka semua itu menyebar dan tidak tersentral. Selain itu, pengguna umumnya tidak nyaman dan tidak terbiasa dengan cara penyajian konten seperti blog atau wiki yang strukturnya nyelimet dan bahasanya kadang sulit dimengerti.

Senin, 15 Agustus 2011

Jadi apa aja yang bakal saya pelajari di Semester I?

Kuliah di ITS ini memang berat, dan memang harus berjuang untuk mengawalinya :)


Baik, pada postingan kali ini, Saya sebagai Mahasiswa Baru atau Maba akan membahas sedikit mengenai apa saja yang akan saya dapat dalam Semester I di Jurusan Teknik Informatika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember pada tahun ajaran 2011/2012.

Tahun pertama (Semester I dan Semester II) adalah hal yang berat harus dilalui. Di dalam semester ini, tidak ada mata kuliah yang boleh mendapatkan nilai D. Ada 36 SKS yang harus dilalui terdiri dari 8 (delapan) mata kuliah jurusan, dan 4 (empat) mata kuliah umum. Kebanyakan merupakan mata kuliah di bidang Matematika.

Baiklah, pada postingan pertama ini saya bahas terlebih dahulu yang di Semester I.

Bahasa Inggris (Kode: IG091308, 2 sks)
Merupakan salah satu mata kuliah bersama yang bertujuan agar para mahasiswa bisa membaca, menyimak dan memahami isi dari artikel/jurnal/teks akademik mengenai sains dan teknologi.Selain itu, mahasiswa juga dituntut agar bisa memberikan argumentasi atau ide-ide logis baik secara lisan maupun tulisan.

Aljabar Linear (Kode: KI091301, 3 sks)
Sesuai dengan judulnya, di dalam mata kuliah ini mahasiswa akan mempelajari teori mengenai Aljabar Linear. Teori ini sudah sempat dipelajari dasarnya di Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas XII semester II. Nah, di mata kuliah ini mahasiswa akan mendalami lagi lebih lanjut untuk menyelesaikan berbagai permasalahan aljabar linear dari yang sederhana sampai yang kompleks.

Pemograman Terstrukrur (Kode: KI091302, 4 sks)
Nah di mata kuliah inilah akan kerasa komputer banget. Hehe :D Sesuai judulnya, ya tentunya mahasiswa akan mempelajari tentang pemograman mulai dari dasar. Tentunya tidak asal bisa memogram atau bahasa jawané ngoding, mahasiswa juga tentunya akan mempelajari mengenai siklus dari pengembangan suatu perangkat lunak, membuat dokumentasi untuk mempermudah kerja tim, bagaimana algoritma yang efisien, dan masih banyak lagi.

Sistem dan Teknologi Informasi (Kode: KI091303, 2 sks)
Menurut ketua jurusan Teknik Informatika ITS, Bapak Yudhi Purwananto, mata kuliah ini merupakan mata kuliah hiburan. Disini mahasiswa akan mempelajari mengenai sejarah dari teknologi informasi dari zaman dodol sampai zaman wafer. Terus mengenal komponen-komponennya apa saja, dan mahasiswa juga dituntut untuk tahu bagaimana teknologi informasi bermanfaat bagi manusia khususnya juga dibidang bisnis elektronik.

Sistem Digital (Kode: KI091304, 4 sks)
Salah satu mata kuliah yang paling ruwet menurut saya, tapi ya harus tetap dijalani :D
Mata kuliah ini mempelajari hal-hal mengenai digital, dimulai dari membahas bilangan yang tidak masuk akal seperti biner, oktal, heksadesimal. Kemudian mempelajari gerbang logika, komponen-komponen digital dan bahkan bagaimana perancangan dari sistem digital. Sistem digital ini bukan teori sembarangan, karena teori inilah komputer bisa ada dan mungkin jurusan Teknik Informatika ITS menjadi ada.

Kalkulus I (Kode: SM091201, 3 sks)
Mata kuliah yang terakhir adalah Kalkulus pertama dan termasuk mata kuliah bersama.Sudah dipelajari hampir keseluruhan di Sekolah Menengah Atas yaitu terdiri dari penggunaan fungsi, limit, turunan, dan integral.  Katanya, banyak mahasiswa yang menganggap enteng mata kuliah ini padahal ujung-ujungnya nilai kalkulus mereka jelek. Jadi, mahasiswa harus memantapkan kembali teori-teorinya yang di SMA, karena kalkulus ini diterapkan di banyak bidang.

Baiklah, segitu saja terlebih dahulu postingan saya kali ini. Semoga saya bisa berjaya di setiap mata kuliah. Paling tidak minimal target saya semuanya mendapatkan nilai A. Saya harus semangat untuk belajar, sinau yok rék bén pinter :)